Minggu, 18 Mei 2025

Soal Meneladani Inspirasi dan Kontribusi Ilmuwan Muslim Pada Masa Bani Abbasiyah untuk Kemanusiaam dan Peradaban

1. Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Banyak pelajar datang ke Baghdad untuk belajar di bayt al-ḥikmah

(2) Banyak perpustakaan didirikan di kota-kota besar di seluruh wilayah Abbasiyah

(3) Banyak bangsawan Abbasiyah yang belajar ke luar negeri untuk mengembangkan bayt al-ḥikmah

(4) Perkembangan ilmu pengetahuan dipengaruhi oleh tradisi literasi yang kuat di wilayah Abbasiyah

Pernyataan yang benar terdapat pada nomor ....

A. (1), (2), dan (3)    

B. (1), (3), dan (4) 

C. (1), (2), dan (4)    

D. (2), (3), dan (4)

 

2. Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Dinasti Abbasiyah sudah memiliki rumah sakit untuk merawat orang sakit

(2) Rumah sakit Abbasiyah memiliki perpustakaan medis dan tempat kursus kedokteran

(3) Banyak ilmuwan Abbasiyah yang tertarik karya-karya terjemahan pengobatan Yunani

(4) Rumah sakit Abbasiyah baru melayani pasien laki-laki dari para bangsawan Abbasiyah 

Pernyataan yang benar terdapat pada nomor ....

A. (1), (2), dan (3)   

B. (1), (3), dan (4)

C. (1), (2), dan (4)  

D. (2), (3), dan (4)


3. Perhatikan narasi berikut!

Ia adalah seorang ilmuwan pada masa Dinasti Abbasiyah. Ia dikenal sebagai seorang dokter. Karya bukunya yang berjudul “al-Qānūn fi al-Ṭibb” dijadikan sebagai teori dasar kedokteran yang dipelajari oleh mahasiswa kedokteran di seluruh dunia.Sosok yang dimaksudkan pada narasi adalah ....

A. Ali al-Tabari   

B. Al-Majusi

C. Al-Razi    

D. Ibnu Sina


4. Perhatikan tabel berikut!

Nama Ilmuwan

Inspirasinya

1. Al Farabi

2. Al Biruni

3. Al Khawarizmi

4. Al Batani

A. Penemu 1 tahun 365  

B. Guru ke 2 sesudah aristoteles

C.  Peletak dasar metode ilmiah modern

D. Penemu Al Jabar

Pasangan ilmuwan dan inspirasinya yang betul adalah ....

A. 1-B, 2-A, 3-C, 4-D  

B. 1-C, 2-A, 3-C. 4-D

C. 1-B, 2-C, 3-D, 4A  

D. 1-C, 2-D, 4-A, 3-B


5. Perhatikan tabel berikut!

Nama Ilmuwan

Karyanya

1. Al Razi

2. Ibnu Sina

3. Al Majusi

4. Al Biruni

A. Al-Qānūn al-Mas‛ūdi  

B. Kāmil al-Ṣinā‛ah al- Ṭibbīyah

C. Al-Qānūn fi al-Ṭibb

D. Al- Ḥāwi

Pasangan ilmuwan dan karyanya yang tepat adalah ....

A.  1-C, 2-D, 3-A, 4 B  

B. 1-D, 2-C, 3-B, 4-A

C.  1-C, 2-D, 3-B, 4-A  

D. 1-D, 2-C, 3-A, 4-B


6. Perhatikan narasi berikut!

Ilmu ini membidangi segi-segi formal peribadatan dan hukum dalam Islam. Ilmu ini mempelajari tentang pemahaman mengenai pelaksanaan hukum Islam, baik dalam hal ibadah maupun muamalah, yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad Saw. Ilmu yang dimaksud pada narasi tersebut adalah ilmu ....

A. Kalam

B. Fikih

C. Hadis

D. Tafsir

 

7. Perhatikan tabel berikut!

Nama Ilmuwan

Bidang Ilmu

1 Imam al-Asy’ary

2 Imam Malik

3 Imam Bukhari

4 Imam Gazali

A Kalam

B Hadis

C Fikih

D Akhlak

 

Pasangan ilmuwan dan bidang ilmu yang tepat adalah ....

A.  1-A, 2-B, 3-C, 4-D   

B. 1-D, 2-B, 3-C, 4-A

C.  1-A, 2-C, 3-B, 4-D   

D. 1-D, 2-C, 3-B, 4-A

 

8. Perhatikan narasi berikut!

Kitab ini merupakan kitab akhlak. Isinya tentang ilmu jiwa. Kitab  berfungsi sebagai peletak dasar ilmu jiwa agama. Kitab ini disusun oleh Imam al-Ghazali. Kitab yang dimaksud pada narasi adalah ....

A.  Al-Qānūn fi al-Ṭibb  

B. Al-Aḥkam al-Sulṭāniyyah

C.  Jamī’ al-Bayān fī Ta’wīl al-Qur’ān

D. Ihyā’ ulūm al-dīn

 

9. Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Pada awal masa Dinasti Abbasiyah, ilmu tafsir masih menjadi bagian ilmu hadis.

(2) Ilmu tafsir adalah ilmu yang dikembangkan untuk memahami isi kandungan al-Qur’an.

(3) Kitab tafsirnya berjudul Jamī’ al-Bayān fī Ta’wīl al-Qur’ān merupakan kitab tafsir pertama yang cukup lengkap. (4) Kitab tafsirnya berjudul Jamī’ al-Bayān fī Ta’wīl al-Qur’ān ditulis oleh ahli tafsir Ibnu Kasir

Pernyataan yang benar terdapat pada nomor ....

A.  (1), (2), dan (3)   

B. (1), (3), dan (4)

C.  (1), (2), dan (4)   

D. (2), (3), dan (4)


10. Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Bercerita tentang kisah Raja Syahriar dan permaisuri Syahrazad

(2) Bercerita tentang kehidupan Khalifah Harun al-Rasyid

(3) Bersumber dari Persia kuno berjudul Hazār Afsāna

(4) Kitab ini berjudl Alf Laylah wa-Laylah

Hikayat “1001 malam” ditunjukkan oleh nomor ....

A.  (1), (2), dan (3)   

B. (1), (3), dan (4)

C.  (1), (2), dan (4)   

D. (2), (3), dan (4)


11. Perhatikan Gambar dan narasi berikut !

Aku merupakan ilmuwan dan filsuf Islam yang berasal dari Farab, Kazakhstan dan hidup masa pemerintahan Daulah Abasiyah. Aku juga dikenal dengan nama lain Abu Nasir al-Farabi. Di dunia barat aku dikenal sebagai Alpharabius. Aku adalah ...

A. Abu Nasyar Muhammad bin Muhammad bin Tarhan

B. Muhammad bin Ali Al Abbasiy

C. Raihan Bairuny

D. Abu Ja’far Al-Mansur

 





12. Perhatikan narasi berikut !

Di Eropa aku dikenal dengan Alrorismus, aku yang menemukan angka 0 salah satu karyaku yang termasyhur adalah “ Al Jabr wa al Muqabalah” yang sangat berpengaruh bagi peradaban dunia, aku adalah …

A. Muhammad bin Musa Al Khawarizmi

B. Wasil bin Atha 

C. Jabir bin Hayyan

D. Al Farazi


13. Perhatikan tabel berikut !

Nama Ilmuwan

Bidang Ilmu

1 Muhammad bin Musa Al Khawarizmi

2 Wasil bin Atha

3 Jabir bin Hayyan

4 Al Farazi

A Matematika

B Kedoktern 

C lmu Kalam

D Ilmu Astronomi

       

Pasangan Ilmuwan dan keahlian yang dikuasai  adalah ….

A. 1-B, 2-D, 3-A, 4-C

B. 1-C, 2-A, 3-B, 4-D

C. 1-D, 2-A, 3-C, 4-B

D. 1-A, 2-C, 3-B, 4-D

 

14. Perhatikan pernyataan berikut!

1. Mendirikan Bait al-Hikmah (Perpustakaan)

2. Memberikan gaji yang besar kepada para ilmuwan

3. Membiayai kegiatan penerjemahan buku-buku asing

4. Memberi beasiswa para ilmuwan untuk belajar ke luar negeri

Berdasarkan pernyataan tersebut, cara Dinasti Abbasiyah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan ditunjukkan oleh nomor  ...

A. 1, 2, dan 3

B. 1, 2, dan 4

C. 1, 3, dan 4

D. 2, 3, dan 4


15. Perhatikan kisah berikut !

Aku  ahli dibidang dibidang kedokteran, salah satu karyaku yang termasyhur adalah “ Al Qonun” yang menjadi rujukan utama di bidang kedokteran selama  berabad-abat, aku dijuluku bapak pengobatan modern, aku adalah …

A. Al Hawarijmi

B. Al Farabi

C. Ibnu Sina

D. Al Kindi


16. Dalam bidang ilmu fiqih, masa keemasan Bani Abbasiyah melahirkan empat tokoh imam mazhab yang menjadi rujukan umat Islam dalam beribadah dan bermuamalah. Keempat tokoh imam mazhab tersebut adalah :

A. Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Malik dan Imam Syafi’i

B. Imam Ahmad, Imam Malik, Imam Syafi’I, dan Imam Abu Hanifah

C. Imam Abu Hanifah, Imam Ghazali, Imam Ahmad, dan Imam Syafi’i

D. Imam Ahmad, Imam Malik, Imam Abu Hanifah, dan Imam Ghazali


17. Pada Khalifah Al-Ma’mun, beliau mampu mengembangkan sebuah lembaga khusus untuk pengembangan ilmu pengetahuan yang bernama :

A. Bait al-Mal

B.  Bait al-‘Ilmi

C.  Bait al-Ulum

D.  Bait al-Hikmah

Minggu, 11 Mei 2025

Soal Menjadi Pribadi Yang Dapat Dipercaya Serta Terhindar Dari Riba Dalam Jual Beli Dan Hutang Piutang

   

            1.Perhatikan tabel berikut !

Kata

Arti

1.        Bay

2.        Dayn

3.        Qard

4.        Riba

A.       Tambahan dalam hutang

B.       Hutang dengan akad pinjaman

C.       Hutang dengan akad umum

D.       Jual Beli

  

Pasangan kata dan arti yang tepat adalah ....

A. 1-A, 2-C, 3-B, 4-D

B. 1-C, 2-B, 3-D, 4A

C. 1-B, 2-C, 3-D, 4-A

D. 1-D, 2-C, 3-B, 4-A

 

2. Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Ada penjual dan pembeli

(2) Ada obyek yang dijual belikan

(3) Ada akad ijab kabul

(4) Ada waktu untuk memilih meneruskan atau membatalkan

Rukun jual beli ditunjukkan oleh nomor ....

A. (1), (2), dan (3)

B. (1), (3), dan (4)

C. (1), (2), dan (4)

D. (2), (3), dan (4)


3. Perhatikan ilustrasi berikut!

Hasan dan Husen sedang bertransaksi jual beli. Hasan menjual ponselnya kepada Husen. Husen  tidak langsung melakukan akad jual beli dengan Hasan. Husen minta waktu satu hari untuk berpikir. Esok harinya Husen  akan mengabari tentang jadi tidaknya ia membeli ponsel Hasan. Istilah yang tepat tentang gambaran ilustrasi tersebut adalah khiyar ....

A. jual beli

B. syarat

C. majelis

D. aib


4. Perhatikan pernyataa berikut!

(1) Islam

(2) Berakal sehat

(3) Baligh

(4) Kemauan sendiri

Syarat sah jual beli ditunjukkan oleh nomor ....

A. (1), (2), dan (3)

B. (1), (3), dan (4)

C. (1), (2), dan (4)

D. (2), (3), dan (4)

 

5. Perhatikan ilustrasi-ilustrasi berikut!

(1) Siti membeli bakso di kantin Bu Nina. Sewaktu membayar Bu Nina tidak memiliki kembalian. Bu Nina meminta wawan membawa dulu uangnya dan dibayarkan besok.

(2) Umi dibelikan ponsel baru oleh bapaknya untuk keperluan pembelajaran jarak jauh. Bapak Yuni membelinya dengan 10 kali angsuran dalam waktu sepuluh bulan. Setiap bulan Bapak Yuni membayar 400 ribu.

(3) Aisyah membeli beras ke warung Bu Ali. Namun karena tidak mempunyai uang Bu Agus meminta izin pada Bu Ali agar dapat menunda pembayaran sampai minggu depan.

(4) Husni ingin membeli sepeda baru untuk acara gowes bersama di kantor. Karena uang tidak cukup, Pak Adi meminjam kepada Pak Ari.

Ilustrasi yang mengandung makna hutang piutang qarḍ ditunjukkan oleh ....

A. Siti

B. Aisyah 

C. Umi

D. Husni

Rabu, 09 April 2025

BAB 9 MENJADI PRIBADI YANG DAPAT DIPERCAYA SERTA TERHINDAR DARI RIBA DALAM JUAL BELI DAN HUTANG PIUTANG

 

Muamalah adalah aktivitas perbuatan manusia dalam melakukan interaksi dengan sesama manusia. Allah Swt menciptakan manusia sebagai makhluk sosial. Manusia memiliki saling ketergantungan antara satu dengan yang lain. Manusia membutuhkan interaksi antara satu dengan yang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dari interaksi ini terjadilah aktivitas tukar menukar, sewa menyewa, pinjam meminjam, jual beli, dan lain sebagainya. Islam sebagai agama yang sempurna, telah mengatur masalah muamalah ini dengan baik dan benar. Hal ini ditujukan agar terciptanya hubungan yang baik dan saling menguntungkan diantara ke 2 pihak serta menghindari praktik-praktik yang merugikan .

I.  JUAL BELI

A.  Jual Beli atau Al Bay’u adalah menukar suatu barang dengan barang yang lain dengan cara tertentu.

B.  Hukum asal jual beli adalah mubah atau boleh.

C.  Rukun jual beli terdiri dari  : 

     1.  Adanya Penjual dan Pembeli ( Berakal sehat, baligh dan dengan kehendak sendiri bukan karena dipaksa orang lain

     2.  Adanya Obyek / Barang yang Dijual Belikan (  Sifatnya suci, ada manfaatnya, dapat diserah terimakan wujudnya dan milik sendiri )

     3.   Adanya Akad Jual Beli ( Ijab dan kabul)

*. Dalam jual beli dikenal istilah khiyar. Khiyar artinya memilih antara dua hal, yakni meneruskan akad jual beli atau mengurungkannya. Khiyar ada tiga macam, yaitu khiyar majelis, syarat, dan ‘aibi

II. HUTANG PIUTANG

A. Hutang Piutang dalam bahasa arab yaitu dayn dan qarḍ. Keduanya memiliki arti yang berbeda  


B. Pada dasarnya memberi hutang hukumnya boleh. Bisa menjadi sunnah apabila bertujuan menolong orang lain. Sebaliknya bisa bisa menjadi haram, jika diketahui bahwa hutang yang diberikan akan digunakan untuk kemaksiatan. 


C. Islam mengajarkan ketika Hutang Piutang hendaknya dilakukan secara baik. Baik pada saat menagih hutang ataupun mengembalikannya . Hukum mengembalikan hutang hukumnya wajib 


D. Rukun dan syarat hutang piutang hampir sama dengan jual beli. Yaitu adanya orang yang berhutang dan  berpiutang, barang atau harta yang dihutangkan, dan akad (ijab kabul) hutang piutang.

III. RIBA

1.  Riba berasal dari kata dalam bahasa Arab yang berarti lebih atau bertambah. Secara istilah riba berarti tambahan pada harta yang disyaratkan dalam transaksi dari dua pelaku akad dalam tukar menukar antara harta dengan harta.

2.   Riba terbagi menjadi dua macam.

2.1.  Riba Nasi’ah, Riba karena ada tambahannya penundaan atau penangguhan bayaran

Contoh: Bu Rini membeli beras 10 kg kepada Bu Siti. Harga 1 kg beras Rp. 7.500. Karena pada saat sedang tidak mempunyai uang, Bu Rini meminta penagguhan pembayaran kepada Bu Siti sampai bulan depan, sehingga Bu Runi berhutang kepada Bu Siti sejumlah Rp. 75.000,-. Sebulan kemudian, pada waktu Bu Rini mau membayar hutangnya, harga beras naik menjadi Rp.8000,- per kg. Bu Siti minta Bu Rini membayar hutangnya sebesar harga beras pada saat itu, yakni Rp.80.000,Kelebihan Rp.5000,- rupiah sebagai akibat penundaan pembayaran ini disebut riba nasi’ah 

2.2.  Riba Faḍal Tukar menukar barang yang sejenis dengan disertai kelebihan atau tambahan pada salah satunya. Contoh: Pak Yanto memiliki 10 kg beras dengan kualitas baik. Sedangkan Pak Yadi memiliki 15 kg beras dengan kualitas jelek. Pak Yanto dan Pak Yadi saling menukar beras kepunyaan mereka itu. Pak Yanto membutuhkan beras kualitas jelek untuk makanan ternaknya, sedangkan Pak Yadi membutuhkan beras kualitas baik untuk dikonsumsi.

*.  Jual Beli Kredit Leasing

Sebagian ulama (Mazhab Syafi’i ) berpandangan bahwa jual beli kredit melalui leasing sah dan halal. Asalkan menggunakan akad syuf’ah, dimana barang yang dibeli menjadi milik bersama antara pembeli dengan penjual. Jika angsuran dari pembeli sudah selesai, maka kepemilikan harta berpindah kepada pihak pembeli. Sebelum angsuran lunas, barang itu tetap menjadi milik bersama sesuai dengan kesepakatan. Namun ada juga pendapat jual beli kredit menggunakan leasing termasuk praktik riba. Karena melibatkan pihak bank untuk membeli barang kepada pihak penjual. Pihak pembeli berkewajiban membayar uang yang dipinjam ke pihak penjual

*. Bunga Bank

Masalah hukum bunga bank dalam Islam, terdapat perbedaan dikalangan ulama. Ada yang berpedapat bungan = riba = haram. Diantaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Muhammadiyah telah mengeluarkan fatwa bahwa bunga bank termasuk riba sehingga hukumnya haram. Dan mendorong umat Islam agar berpindah dari bank konvensional ke bank syariah yang menggunakan sistem bagi hasil. Meskipun dalam keadaan darurat dan umat Islam yang tidak memiliki pilihan selain menggunakan transaksi perbankan, maka hukumnya menjadi boleh dan halal. Sedangkan ulama yang menghalalkan bungan bank, berpedapat karena bunga bank merupakan bagian dari akad pembiayaan yang telah disepakati antara pihak bank dan nasabah


RPP Deep Learning atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam adalah rancangan pembelajaran yang bertujuan agar siswa tidak hanya menghaf...